Renungan

Blog ini saya aktifkan lagi. Sebagian besar tulisan lama sengaja saya biarkan terserak di beberapa halam, di samping tanggapan yang “menyudutkan” saya, bahkan telah menghancurleburkan “harga diri” saya; di samping berupaya “membunuh” karakter. Saya bermaksud agar pera penulus “mengaku dosa”, karena “kita” sudah semakin tua. Saya pikir, pulsa pahala yang tersedot ke dalam “buku amal” saya sudah cukup. Maka, jika kalian, yang telah menuliskan fitnah, mau mengaku dosa (menyatakan bahwa tulisan yang kalian tulis itu “fitnah”), berarti putuslah aliran pulsa ke “handphone” akhirat saya. Jika tidak bersedia, ya, sudah: saya bahkan bersyukur. Sebab, fitnah satu orang kemudian diyakini oleh pembaca lain untuk disebarkan kelain orang. Efeknya bak bisnis MLM. Sekian dulu, salam. Seribu hari di dunia cuma satu hari di akhirat.//

Sampingan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s