Blogroll

Surat-surat yang tercecer

Saya mendesak arisman untuk menyerahkan surat-surat yang telah ia tulis dan kirim, yang kemudian dijadikan amunisi oleh mereka yang tidak menyukainya (mungkin sekali membencinya) sebagai peledak karakternya. Surat ini saya muat semata agar pengunjung blog ini beroleh gambaran (meski agak buram, barangkali) tentang mengapa tokoh seperti Avatar.dum.dum tiba-tiba menetas dan gentayangan. Berikut surat-surat itu (pengunduran diri sebagai sekretaris bagian, protes atas blok 6, dan “penolakan” hadir dalam rapat yang dirancang kabagiz untuk membicarakan keberadaannya dalam blog 6).

Palembang, 24 Maret 2008

Kepada Yth
Dekan Fakultas Kedokteran
Universitas …… (nama institusi sengaja disamarkan)
di
Palembang

Dengan hormat.

Ketika “dipaksa” menerima jabatan sekretaris Bagian Ilmu Gizi, saya mengajukan syarat “… yang menjadi anggota senat mesti saya (dengan sederet alasan, yang terlalu panjang bila dituliskan di sini), bukan ketua bagian”. Ketua Bagian terpilih (saya tidak hadir dalam pemilihan) berjanji untuk mengusahakan usulan itu. Sementara, Dekan mengatakan “ … itu perkara mudah, pokoknya terima saja dulu jabatan ini”. Saya sepakat, memang, ketika itu.

Sayang sekali, hingga surat ini terbahasakan, saya tidak menemukan jejak kalau Ketua Bagian terpilih itu telah berusaha mewujudkan janjinya, dan ucapan “mudah” itu memang hendak diejawantahkan.

Karena kesepakatan, setidaknya menurut perasaan dan anggapan saya, telah cedera, maka jabatan sekretaris pun secara otomatis gugur. Namun demikian, sekadar pemastian, tidak bisa tidak, saya merasa perlu mewujudformalkan keputusan ini secara tertulis. Untuk itulah, kemudian, surat ini dibuat, dan saya titipkan di Bagian Administrasi untuk diteruskan kepada Pimpinan, di samping salinan buat ibu kepala bagian terpilih: seribu maaf, keputusan ini tidak mungkin saya cegah.

Sekian dulu dari saya, terima kasih atas perhatian, dan mohon maaf jika tidak berkenan.

Hormat saya

Arisman

Tembusan:
Ketua Bagian Ilmu Gizi

Palembang 29 April 2008

Kepada
Kepala Bagian Ilmu Gizi
Fakultas Kedokteran …..

Singkat saja dulu: Perkuliahan Blok 6 sistem KBK sudah akan berlangsung, namun nama saya tidak tercantum lagi sebagai pengajar. Berdasarkan informasi yang saya peroleh dari saudara Harun (administrator UPEP), saya diganti oleh saudara dokter Syarif Husin Pohan, MS., SpGK; sementara usul penggantian itu dibuat oleh Kepala Bagian Gizi (Dr. Nazly Hanim EB, DA.Nut., MA).

Saya tidak habis pikir mengapa penggantian itu diputuskan tanpa terlebih dahulu dilakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test), dan tidak pula melibatkan saya sebagai orang yang akan diganti. Saya kemudian hinggap pada kesimpulan, bahwa Kepala Bagian tidak pernah menghargai kesepakatan yang dibuhulkan melalui rapat bagian (ini kali kedua). Saya tidak akan menulis panjang lebar di sini, namun saya berpendapat, kalau Kepala Bagian (tentu saja terkolaborasi dengan Koordinator Pendidikan: itulah sebabnya jabatan ini muncul dalam periode ini, sementara periode sebelumnya dirangkap oleh Sekretaris Bagian) dengan enteng mencabut “hak” mengajar saya di Blok 6, berarti saya juga bisa dengan ringan mengembalikan keputusan tentang “tugas mengajar” di semester 6.

Keseimpulannya, dengan surat ini saya mengembalikan tugas saya mengajar di semester 6 (yang akan dilangsungkan senin pekan depan (5 Mei 2008). Selain itu, saya juga hendak menghibahkan jatah mengajar di Fakultas Kedokteran Jambi (honornya lumayan: 7 digit).

Jangan tanggung-tanggung, ambil semuanya.

Sekian dulu dari saya.

Wassalam,

Arisman

Palembang, 6 Mei 2008

Kepada
Ketua dan Kodik
Bagian Ilmu Gizi

Menanggapi surat undangan (yang belum pernah saya baca, kecuali dikabarkan melalui telpon oleh dokter …….., staf Bagian Biologi Medik, kemarin sore menjelang maghrib), mohon maaf kalau saya tidak bisa (bukan tidak mau) menghadiri “silaturahmi” itu. Ba’da zohor besok saya sudah terikat janji temu dengan perwakilan penerbit buku dari Jakarta untuk membicarakan revisi kontrak penerbitan: sebuah pertemuan yang telah kami sepakati hampir 2 minggu silam. Tahun ini (2008) ada tiga buah naskah buku saya yang siap diterbitkan.
Buku pertama berupa revisi buku “Gizi dalam daur Kehidupan”, karena sudah berusia hampir empat tahun, dan telah menglami 4 kali cetak ulang. Buku kedua dan ketiga ialah “Keracunan Makanan” dan “Gizi Lebih”. Selain itu, kami rencananya juga akan membicarakan draft naskah “Gizi bagi Pengidap Gagal Ginjal dan Payah Jantung”.
Sesungguhnya saya tidak akan mengumbar berita ini ke anda berdua (maaf, kalau kata “anda” tidak berkenan di hati anda: kata ini padan dengan ucapan “bung”, yang juga telah digunakan sejak lama di kalangan orang terhormat), karena khawatir digosipkan pamer. Sungguh, ini berita asli: naskah perjanjian yang tersepakati nanti akan saya tunjukkan jika perlu.
Saya pilih “option” pertama ini karena saya tahu kalau ketiga buku ini bisa menambah nilai akreditasi FK (kalau tak salah, penilaian akreditasi akan dilangsungkan tahun ini: Dr. Syarif Husin Pohan MS., SpGK kan sekretaris-nya). Dan saya tahu juga kalau buku itu belum bisa terbit, naskah perjanjian (kontrak) penerbitan sudah bisa dianggap mewakili buku yang dimaksud. Itulah sebabnya mengapa naskah kontrak itu mesti segera dirampungkan.
Dengan surat ini, saya hendak mengucapkan terima kasih karena kolega berdua rela meluangkan waktu untuk sekadar menanggapi keluhan saya. Namun demikian, alangkah lebih baik kalau tanggapan kolega itu ditulis saja, karena keluhan saya terlanjur saya tulis dan ditembuskan bukan hanya ke PD1, tetapi juga mahasiswa semester 6. Dengan membahasakan tanggapan dalam bentuk tulisan (tembuskan juga ke mahasiwa semester 6), berarti anda sekaligus melakukan koreksi seandainya terdeteksi kekeliruan dalam keluhan tertulis saya.
Masalah kuliah semester 6, saya yakin Dr. Syarif Husin Pohan MS., SpGK bisa menggantikan saya (sudah klop: hadir di blok 6 dan semester 6). Melantunkan kuliah di muka mahasiswa PPDS dan Biomedik saja beliau “mampu”, apalagi hanya mahasiwa semester 6.
Sekian dulu dari saya, teriring salam buat bapak dokter Hasrul Han MPhil, ketua Blok 6 yang tahun lampau telah mencederai kesepakatan sehingga membuahkan “pertengkaran” di lingkungan kita; dan tahun ini telah berlaku serupa hingga anda berdua “terhipnotis” dan lupa kalau anggota Blok 6 (hasil keputusan bagian) tahun kemarin itu saya. Salam maaf buat dokter Monika Anastasia yang telah bersusah payah (sebenarnya tidak perlu ia lakukan, apalagi dalam keadaan hamil, kalau anda berdua tidak membiarkan diri terhipnotis) membongkar notulen rapat untuk menyegarkan ingatan.

Salam,

Arisman

[NB. Informasi terakhir yang saya peroleh: ketiga buku arisman kini tengah menjalani layout pracetak di penerbit EGC. Buku ketiga “Gizi Lebih” berubah judul menjadi “Pengobatan Gizi Medis bagi Pengidap Obesitas, Diabetes Mellitus, dan Dislipidemia”. Sementara penerbitan dua buku lain “Gizi bagi Pengidap Penyakit Ginjal Kronis dan Payah Jantung” dan “Gizi bagi Pengidap Kelaianan Saluran Cerna”, ditunda selama 6 bulan (atas permintaan penulisnya sendiri) untuk dilakukan perbaikan.]

Standar

One thought on “Surat-surat yang tercecer

  1. Mr.BRAVO berkata:

    Bravo ars…… tiga buku anda segera dapat saya peroleh di TB Gramedia…TB Gunung agung…….
    Teruslah berkarya… dengan atau tanpa kedudukan… anda tetap produktif……..
    see you

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s