Nutrient’s Weblog

Februari 25, 2009

Assessment BLOK 11 angkatan 2006

Diarsipkan di bawah: Tulisan Ilmiah — rizkiadi @ 9:31 am

Salah satu (dari 15 butir) tugas assement BLOK 15, KBK angkatan 2006. Sayang sekali, tugas yang telah dikerjakan mahasiswa tidak pernah sampai ke tangan saya. Lebih celaka lagi, tugas ini ternyata tidak dimasukkan dalam komponen penilaian blok. Mubazir, memang.

Kasus 1
Seorang mahasiswa fakultas kedokteran berusia 23 tahun, berjenis kelamin lelaki, dirujuk oleh Pusat Kesehatan Mahasiswa Inderalaya ke Subbagian Ginjal Bagian Ilmu Penyakit Da-lam RSMH Palembang untuk menjalani uji fungsi ginjal. Si mahasiswa tampak amat lemah, mengeluh anoreksia, mengakui tengah disergap edem periorbital serta pedal, dan juga menje-laskan kalau berat badannya mendadak bertambah.
Riwayat penyakit dahulu: menjalani tonsilektomi dan adenoidektomi di usia 7 tahun; infeksi streptokokus di usia 11 tahun, yang berlanjut sebagai glomerulonefritis; patah tulang lengan di usia 14 tahun.
Riwayat keluarga: tidak ada yang sakit seperti ini (orang tua masih hidup dan sehat walafiat).
Riwayat sosial: jomblo (bujangan), bertempat-tinggal di asrama mahasiswa.

Pemeriksaan
Umum: lelaki berwarna kulit agak putih, berat badan 58 kg, tinggi badan 158 cm, tekanan da-rah 128/85 mmg Hg (lengan kanan dan duduk), frekuensi nadi 72 (reguler), frekuansi napas 15, temperatur 37° C.
Khusus: fundus normal, paru bersih, jantung tidak bersuara gallop atau murmur, ekstremitas terperiksa edema pedal +2, tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan selebihnya.
Laboratoris: lihat tabel

Hasil uji laboratoris

BUN (mg/l) 50
Kreatinin serum (mg/dl) 2,2
Penjernihan kreatinin (ml/mt) 40
Natrium serum (mEq/l) 138
Kalium serum (mEq/l) 4,0
Albumin serum (g/l) 2,0
Kalsium serum (mg/dl) 7,3
Fosfat serum (mg/dl) 6,0
pH urin 6,2
Protein urin 24 jam (g) 7,00
BJ urin 1,004
Volume urin (ml/24 jam) 2000
Hb (g/dl) 9,8
Hct (%) 33

Kesan: seorang lelaki berusia 20 tahun, berberat badan normal, pernah mengalami glomeru-lonefritis poststreptococcus, mengidap sindrom nefrotik dengan insufisiensi ginjal.
Rencana: Diet garam 4-6 gram. Furosemide 60 mg setiap hari. Phosphate binder 3 x 500 mg tablet 3 x sehari bersama makanan. Kembali ke RS setelah 1 minggu untuk pengukuran te-kanan darah (TD), pemeriksaan kadar kalium, dan biopsi ginjal.

Tugas
1. Isilah nilai normal dan interpretasi hasil periksa laboratoris pada tabel di atas.
2. Tulis huruf P pada kolum interpretasi, yang menandakan kalau penyakit ginjal telah meng ganggu keseimbangan protein; dan sertakan penjelasan untuk pilihan itu.
3. Jelaskan apakah rencana di atas berarti pembatasan natrium?

Blog pada WordPress.com.